Kampung Wae Rebo: Sejumput Surga Ditanah Flores

Jangan ngaku traveler sejati kalau belum tahu tentang tempat ini, ya… minimal tahu dulu jika belum pernah ke sana. Mengapa? karena tempat ini semakin terkenal di seluruh dunia, namun sayangnya masih asing bagi orang di Indonesia.

Sebuah kampung bernama Wae Rebo menjadi tujuan wisata asing saat ini. Mereka rela datang jauh-jauh, melewati perjalanan melewati bukit dan pegunungan hanya untuk dapat menyaksikan keindahan kampung Wae Rebo?

mengintip kampung wae rebo
Kampung Wae Rebo di NTT foto:nttprov.go.id
Apa daya tarik kampung Wae Rebo?
Letaknya yang berada di atas pegunungan membuat kampung Wae Rebo mampu menyuguhkan pemandangan yang hijau dan asri.  Sejauh mata memandang, dapat kita lihat pohon-pohon segar. Udara sejuk sudah dapat dipastikan akan menemani selama perjalanan kaki menuju lokasi.

Ketika sampai dikampung, hamparan rumput hijau seakan permadani alami membuat kita betah lama-lama menjejakkan kaki di kampung Wae Rebo. Penduduknya yang tidak terlalu banyak akan menyambut ramah setiap wisatawan yang datang. Wajah-wajah masyarakat kampung Wae Rebo khas orang-orang flores yang eksotis. Tak jarang mereka melemparkan senyum kepada pengunjung ditengah kesibukannya beraktivitas.

penti di wae rebo
Sebuah acara di Wae Rebo yang bernama penti foto:menujutimur.com
Kampung Wae Rebo sangat unik dan berbeda dari kampung pada umumnya karena selain lokasinya yang terletak di atas pegunungan dan cukup sulit dijangkau, disini hanya terdapat tujuh rumah adat yang biasa disebut dengan Mbaru Niang.

Mbaru Niang merupakan salah satu daya tarik utama karena merupakan rumah adat yang khas. Bentuknya yang bulat mengerucut ke atas seakan berpadu indah dengan hamparan rumput hijau di atas gunung. Rumah ini terbuat dari kayu dan pada bagian atapnya tersusun dari ilalang kering yang diayam sedemikian rupa hingga dapat menahan panas terik dan hujan.

Keunikan lainnya, rumah adat disini selalu 7 buah, dari dulu hingga sekarang tidak pernah berubah, tetap dipertahankan hal tersebut. Keadaan jumlah Mbaru Niang yang 7 buah ini konon sudah bertahan selama 19 generasi.

Menyaksikan rumah adat berarsitektur unik sambil menikmati keindahan alam di tanah Flores bisa jadi pengalaman yang sangat menyenangkan dan tak terlupakan. Banyak wisatawan asing yang ingin berkunjung ke kampung Wae Rebo karena keindahannya semakin dikenal dunia. Disini, kita juga bisa melihat aktivitas warga sehari-hari seperti bertani dan membuat tenun yang biasanya dilakukan oleh para wanita.

Sejak tahun 2012 lalu, Kampung Wae Rebo yang ada di Flores ini resmi dijadikan sebagai situs warisan budaya dunia oleh UNESCO. Indonesia sudah sepatutnya berbangga dan menjaga tempat seindah ini.

Penasaran ingin melihat langsung sejumput surga di tanah Flores? sepertinya Kampung Wae Rebo harus masuk dalam list tempat yang akan anda kunjungi, anda bisa memesan tiketnya di traveloka, klik di sini untuk pemesanannya.
Kampung Wae Rebo: Sejumput Surga Ditanah Flores Kampung Wae Rebo: Sejumput Surga Ditanah Flores Reviewed by zul on 05.56 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.